Program Studi S3 Ilmu Pendidikan Bahasa, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor atas nama Rohani, S.Pd., M.A. pada Selasa, 28 April 2026, di Gedung WS Rendra FBSB UNY. Dalam sidang tersebut, Rohani mempertahankan disertasinya yang berjudul: “Model Development of Multiple Intelligences-Based EFL Materials (MI-Emadev) for a Nonformal English School.”
Disertasi ini mengangkat persoalan penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris di lembaga pendidikan nonformal. Rohani yang merupakan dosen bahasa Inggris pada Universitas Negeri Semarang dan Pembina KING menemukan bahwa peserta didik di lembaga kursus atau sekolah nonformal memiliki kemampuan, motivasi, usia, dan cara belajar yang sangat beragam. Namun, bahan ajar yang digunakan selama ini masih cenderung seragam dan belum sepenuhnya mampu mengakomodasi keragaman tersebut.
Melalui penelitiannya, Rohani mengembangkan MI-Emadev Model (Multiple Intelligences-Based EFL Materials Development Model), yaitu model pengembangan bahan ajar Bahasa Inggris yang dirancang untuk membantu guru menyusun materi pembelajaran secara lebih sistematis, fleksibel, dan inklusif sesuai dengan keberagaman peserta didik. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang umumnya menggunakan teori Multiple Intelligences hanya pada aktivitas pembelajaran di kelas, penelitian ini memposisikan Multiple Intelligences sebagai dasar dalam proses perancangan bahan ajar itu sendiri. Dengan pendekatan ini, bahan ajar dirancang untuk menyediakan berbagai jalur belajar yang memungkinkan lebih banyak peserta didik terlibat sesuai dengan kekuatan belajar masing-masing.
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan model, validasi ahli, uji coba, evaluasi, dan revisi secara bertahap di sebuah lembaga kursus Bahasa Inggris di Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MI-Emadev memiliki validitas konseptual yang kuat serta dinilai praktis dan layak digunakan dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris nonformal.
Selain menghasilkan model pengembangan bahan ajar, penelitian ini juga menghasilkan empat produk pendukung lainnya, yaitu: 1) Buku Panduan Pengguna MI-Emadev, 2) Prototype bahan ajar Bahasa Inggris berbasis Multiple Intelligences, 3) Panduan Guru untuk penggunaan bahan ajar, 4) Aplikasi MI-Emadev berbasis Artificial Intelligence (AI). Semua produk riset tersebut telah mendapatkan Surat Pencatatan Ciptaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Melalui penelitian ini, Rohani berharap pengembangan bahan ajar Bahasa Inggris di masa depan tidak lagi menggunakan pendekatan “satu cara untuk semua”, tetapi lebih menghargai keberagaman cara belajar peserta didik serta membantu guru merancang pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif.
Sidang promosi doktor tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Zulfi Hendri, S.Pd., M.Sn. sebagai ketua sidang sekaligus penguji, dengan tim penguji yang terdiri atas: 1) Prof. Dr. Drs. Sulis Triyono, M.Pd. (Promotor), 2) Prof. Dr. Rudi Hartono, M.Pd. (Copromotor), 3) Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A. (Penguji Internal), 4) Dr. Sukarno, S.Pd., M.Hum. (Penguji Internal), dan 5) Prof. Sri Wuli Fitriati, M.Pd., Ph.D (Penguji Eksternal).
